Sabtu, 15 Maret 2014

FUNGSI-FUNGSI TERKAIT


1. Fungsi Perencanaan dan pengendalian produksi
–      PI: Order produksi harus direncanakan dan diotorisasi
–      SSP: Produksi melebihi order (tdk terotorisasi)                 
2. Fungsi  pengeluaran bahan baku                 
–      PI: Pengeluaran BB didukung Slip pengeluaran terotorisasi
–      SSP: Penggunaan BB tanpa otorisasi.
3. Fungsi Pengolahan BB menjadi produk jadi
–      PI: Memastikan Time ticket digunakan dlm order produksi                 
–      SSP: Jam TKL tidak dibebankan ke order produksi
–      PI: Move ticket final di otorisasi petugas gudang produk jadi
–      SSP:Karyawan dept. akhir produksi mengklaim barang yg tidak diterima bag.gudang.                 
4. Fungsi Perlindungan persediaan pemanufakturan
–      PI: Pembatasan akses ke persediaan                 
–      SSP: persediaan dicuri dr gudang                 
–      PI: Perpindahan fisik BDP harus menggunakan move ticket terotorisasi
–      SSP: BDP dicuri selama proses produksi.
5. Fungsi Penentuan & pencatatan HP Produksi
–      PI: Otorisasi penentuan tarif overhead
–      SSP: Ketidaktepatan penggunaan Tarif overhead
–      PI: Rekonsiliasi biaya yg dialokasikan dgn data dr laporan aktivitas produksi harian
–      SSP: Biaya pemanufakturan yg dialokasikan ke BDP tidak dicatat                  atau dasar alokasi tdk tepat
–      PI: Rekonsiliasi data produk selesai dgn laporan produk selesai
–      SSP:HP Produk selesai tdk ditransfer ke prdk jadi.
6. Fungsi Penjagaan ketepatan saldo persediaan
–      PI: Mengadakan perhitungan independen antara fisik persediaan dan catatan
     SSP: Kuantitas persediaan tercatat tidak sesuai fisiknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar